BAB 2: MENGENAL NAMA ALLAH SWT DAN KITABNYA (KELAS 5)

 A.    Nama Allah  (al-Asma’ul al-husna)

Nama-nama Allah Swt. Ada sebanyak 99 nama atau disebut dengan al-Asma’u al-husna yang artinya  nama-nama yang baik dan indah.

Beberapa diantaranya dari 99 adalah sebagai berikut:

  1. Al-Mumit  (Yang Maha Mematikan)

  2. Al -Hayyu (Yang Mahahidup)
  3. Al-Qayyum (Yang Maha Berdiri/Mandiri)
  4. Al-Ahad (Yang Maha Esa)

  

1.     Al-Mumit mengandung arti Yang Maha Mematikan.

Ø Allah Swt. telah berfirman:

Setiap yang bernyawa pasti mati”. Oleh karena itu, kematian tidak dapat dihindari manusia. Kematian bukanlah sesuatu yang ditakuti, akan tetapi kematian adalah tangga menuju kebahagiaan abadi.

Ø kita ingin bahagia maka kita ikuti perintah Allah Swt. dan Rasul-Nya. Misalnya, rajin salat, rajin membaca al-Qur’ān, rajin belajar, serta patuh dan hormat kepada orangtua dan guru.

Ø Jauhi yang dilarang oleh Allah Swt. dan Rasul-Nya. Misalnya mencuri, berkelahi dan menyakiti orang lain. Selain itu, biasakan berdoa kepada Allah Swt.: “Yā Allah Yā Mumit, wahai Tuhan Yang Maha Mematikan, matikanlah kami nanti dalam keadaan husnul khātimah”.

 

2.     Al -Hayyu (Yang Mahahidup), mengandung arti bahwa Allah Swt. hidup kekal selamanya, dan Yang Memberi Hidup makhluk-Nya.

Ø  Hidup atau mati ada di dalam kekuasaan Allah Swt. Berdo’alah kepada Allah Swt.: “Ya Allah Ya Hayyu, wahai Tuhan Yang Maha Hidup, Hidupilah kami dalam keselamatan dan kemanfaatan”.

Ø  Tugas manusia adalah memelihara kehidupan dan mencari rezeki yang sudah disediakan oleh Allah Swt. seperti memelihara diri sendiri, yaitu dengan cara makan dan minum secara teratur, jangan berlebihan, dan selalu memelihara kebersihan agar tetap sehat.

Ø  Sedangkan perilaku membantu kelangsungan hidup orang lain, misalnya bersedekah dengan cara memberi makan, minum, dan membantu kesehatan orang lain yang membutuhkannya

 

3.     Al-Qayyum (Yang Maha Berdiri/Mandiri), mengandung arti Allah Swt. itu berdiri sendiri untuk selama-lamanya.

Ø  Allah Swt. memberikan pendidikan kepada manusia supaya hidup tidak selalu bergantung kepada orang lain.

Ø  Pada zaman dahulu ada pepatah yang menyatakan: “Berdiri di atas kaki sendiri (Berdikari)”. Bagi siswa kelas 5, bila di rumah harus sudah dapat melakukan sendiri hal-hal tertentu. Misalnya, merapikan tempat tidur, menyiapkan peralatan sekolah, mencari sendiri pakaian sekolah, mengambil sendiri sarapan/ makanan untuk berangkat sekolah, dan sebagainya.

Ø  Berdo’alah kepada Allah Swt: “Yā Allah Yā Qayyūm, wahai Tuhan Yang Maha Berdiri Sendiri/Mandiri, jadikanlah hidup kami tidak selalu bergantung kepada orang lain”.


4.     Al-Ahad (Yang Maha Esa), mengandung arti Allah Swt. itu Esa.

Ø Seperti di al-Qur’ān surat al-Ikhlas berikut ini: artinya: “katakanlah (Muhammad), “Dialah Allah, Yang Maha Esa”. Disebut pula dengan “al-Wahid” artinya Yang Maha Tunggal atau Maha Esa, tak ada sekutu bagi-Nya

Ø Sifat ini memberi pelajaran kepada kita agar selalu mandiri tidak selalu bergantung kepada orang lain. Misalnya mandi, makan, berpakaian, mengerjakan PR, menyusun dan merapikan buku pelajaran di rumah dan sekolah. Kemudian berdoa sendiri: ”Ya Allah, Engkaulah Tuhan satu-satunya, tiada sekutu bagi-Mu. Engkau tempat meminta. Jadikanlah aku dapat hidup mandiri”


    B. BERIMAN KEPADA KITAB – KITAB ALLAH SWT


Ø  Cara beriman kepada kitab-kitab Allah Swt. Itu dengan meyakini bahwa Allah Swt. telah menurunkan kitab-kitab-Nya kepada para Rasul-Nya melalui Malaikat Jibril. Kitab-kitab tersebut harus dijadikan pedoman hidup untuk menuntun dan mengatur cara kita bersikap dan berperilaku, guna mencapai keselamatan dan kebahagiaan hidup di dunia dan akhirat.

Ø  Allah telah menurunkan empat kitab suci serta beberapa suhuf yang diberikan kepada nabi dan rasul yang berbeda jaman dan umatnya. Semua kitab suci dan suhuf tersebut diturunkan oleh Allah kepada para nabi dan rasul untuk dijadikan sumber kebenaran dan petunjuk untuk memperoleh keselamatan dan kebahagiaan dunia dan akhirat. Kitab suci tersebut adalah sebagaimana dijelaskan berikut ini.


1.     Kitab Taurat

Kitab Taurat diturunkan kepada Nabi Musa a.s. kurang lebih pada abad 12 SM (sebelum masehi) di daerah Israil dan Mesir. Kitab Taurat menggunakan bahasa Ibrani.

2.     Kitab Zabur

Kitab Zabur diturunkan kepada Nabi Dāūd a.s. Ketika beliau menduduki tahta sebagai raja Bani Israil pada abad 10 SM di tanah Kanaan.

3.      Kitab Injil

Kitab Injil diturunkan kepada Nabi Isa a.s. pada sekitar abad 1 Masehi di daerah Yerussalem. Dalam bahasa Yunani Injil berarti kabar selamat, pelajaran yang baru atau kabar gembira.

4.     Kitab al-Qur’ān

Kitab al-Qur’ān mulai diturunkan kepada Nabi Muhammad saw. pada abad 6 Masehi di Mekah. Peristiwa turunnya ayat al-Qur’ān atau dikenal dengan Nuzulul Quran, terjadi pertama kali ketika Nabi Muhammad menyendiri di Gua Hira, Mekah. Turunnya alQur’ān menandai awal diangkatnya Muhammad saw. sebagai Rasulullah (utusan Allah Swt.). Usia beliau saat itu genap 40 tahun. Al-Qur’ān terdiri dari 114 surat, terbagi dalam 30 juz dan 6236 ayat. Al-Qur’ān diwahyukan selama 22 tahun 2 bulan dan 22 hari. Al-Qur’ān menyempurnakan seluruh hukum-hukum Allah Swt. yang terdapat dalam kitab-kitab yang diturunkan sebelumnya. Ia diturunkan untuk seluruh umat manusia sebagai rahmat bagi semesta alam atau disebut juga Rahmatan lil‘Alamin.

C. KITAB ALLAH SWT MEMBAWA AJARAN TERPUJI

Kitab Allah Swt. adalah petunjuk dalam kehidupan. Petunjuk kepada manusia untuk berperilaku. Misalnya berperilaku kepada Allah Swt., berperilaku kepada sesama manusia, berperilaku kepada hewan, tumbuhan, dan alam semesta. Bahkan berperilaku untuk diri sendiri, misalnya selalu bersih, makan-minum dengan teratur, dan tidak boleh menyiksa diri.

        Contohnya antara lain:

  • Berperilaku ke Allah contohnya: sholat, mengangkat tangan Ketika berdoa
  • Berperilaku ke sesama manusia contohnya: saling bersalaman sesama teman, menolong teman Ketika terkena musibah
  • Berperilaku kepada hewan dan tumbuhan, contohnya: memberi makan ayam, menyiram tanaman
  • Berperilaku kepada diri sendiri, contohnya: memotong kuku, mandi, merapikan pakaian sebelum berangkat sekolah.

Comments